Kamis, 19 September 2013

Kuliner Bandung Yoghurt Van Java Terima Dinar Dirham

Bandung, 05 September 2013Janu Murdiyatmoko - Pimpinan JAWARA Muamalah Bandung Raya

Kembali bertambah anggota JAWARA Muamalah di kota Bandung yang juga merupakan salah satu pusat kuliner dan pelopor penggunaan Dinar Dirham di Nusantara.

Kota Bandung telah lama dikenal akan wisatanya, baik wisata fesyen, edukasi, maupun kuliner. Setelah beberapa tempat di Bandung, mulai dari Cafe Toko You di Jln. Hasanudin, Sate Ponorogo di Permata Kopo, Lontong Medan Ka Zahra di Dipati Ukur dan Rumah Makan GETOL di depan gerbang tol buah batu, maka kali ini Yoghurt van Java yang ada di bilangan Soekarno Hatta, tepatnya di Jln. Karasak Utara 3 no 3 depan Parkir RM Laksana By Pass-Mohamad Toha ikut bergabung dalam Jaringan Wirausahawan dan Pengguna Dinar Dirham Nusantara.

Rabu, 24 Juli 2013

Hal Ihwal Uang dan Alat Tukar

Zaim Saidi - Direktur Wakala Induk Nusantara 
Dalam syariat Islam pemakaian alat tukar didasarkan pada kerelaan pihak-pihak yang bertransaksi, dan harus memiliki nilai intrinsik.

Uang atau alat tukar menurut syariat Islam harus berupa 'ayn (komoditas) hingga punya nilai intrinsik. Nota hutang atau voucher, atau dayn, hanya halal sebagai tanda terima privat antara dua pihak, dan haram digunakan sebagai alat tukar publik. Uang kertas adalah metamorfosa dari dayn ini. Dasar pemilihan jenis 'ayn yang dapat digunakan sebagai alat tukar atau uang itu sendiri sepenuhnya bebas, sepanjang sama-sama ridho. 

Penting untuk Kembali ke Madinah

Depok, 24 Juli 2013
Agar umat Islam dapat mengikuti sunnah Nabi, sallalahu walayhi wa sallam maka pengetahuan tentang 'amal ahlul Madinah sangat perlu.

Umat Islam perlu kembali mengacu kepada suatu "Cetak Biru" penerapan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dan itu artinya harus dirujuk kepada pemraktekan isi Qur'an dan sunnah dalam kehidupan sehari-hari. Tempat dan waktu terbaik untuk hal ini, tiada lain, adalah Madinah al Munawarah, di masa tiga generasi pertama Islam, yaitu generasi Sahabat, Tabi'in, dan Tabiit Tabiin.